Minggu, 06 Juli 2014

Al Malikul Mulk (Sang Penguasa Kerajaan (Semesta))













Senin, 30 Juni 2014

pedang

Awalnya q bertanya kenapa bisa berada di sini, q pun merasa terdampar di sebuah tempat yang semua orangnya siap pergi berperang membawa pedang, sedangkan q pedang pun tak punya, namun mereka tetap mengajakku berperang.

krn mereka q belajar banyak hal, yang awalnya pedangpun q tak punya, sekarang q mencoba untuk membuat pedang q sendiri agar q bisa ikut berperang bersama mereka. Namun q sebatas seseorang yang terdampar, yg mungkin q tak sepandai mereka menggunakan pedang. Maaf kalo q belum bisa maksimal menggunakan pedangku, hingga mungkin justru q pernah melukai kalian. Maaf pernah menggores luka di tubuh ini. 

Hingga akupun sadar Allah lah yang telah memilihkan jalan ini untukku, yang membuatku terdampar, dan bertemu kalian..^^
Terimakasih untuk semuanya ..

Kamis, 15 Mei 2014

Waktu

Ketika waktu mengejarmu, seolah - olah ia cepat sekali berlalu, maka janganlah lari darinya, tapi tangkaplah ia dan ajaklah berlari bersamamu..Karena sehebat apapun manusia, tidak ada yang bisa menghentikan putaran waktu..bersahabatlah dengannya...

Filosofi Duri

Ketika duri menusuk kulitmu, kamu hanya memiliki dua pilihan...Mencabutnya hingga merasakan kesakitan yang luar biasa lalu ia meninggalkan bekas yang mungkin membutuhkan waktu cukup lama untuk hilang..
atau membiarkannya tetap berada di kulitmu, walau mungkin rasa sakitnya tidak terlalu tetapi ia akan membengkak hingga mungkin tak dapat lagi diobati...
Ini ibarat hati yang jika ia memiliki penyakit hati di dalamnya, membiarkannya tetap bersemanyam hingga membengkak atau membersihkannya walau mungkin akan terasa sakit dan membekas..
Itu pilihan..
Belajar #MembersihkanHati

Hubungan Alam dan Manusia

Hubungan manusia dengan alam layaknya seorang murid dan guru..
Kita manusia wajib belajar dari sikap alam semesta yang tunduk mutlak pada hukum-hukum yang telah ditetapkan Allah. Pernahkah terbayangkan manakala alam berperilaku diluar hukum-Nya, misalnya Gunung meletus menyemburkan api, matahari terbit lalu turun ke bumi, bintang-bintang berjatuhan, dan bumi berhenti berputar. Apa yang bisa kita ambil pelajaran darinya? Rusaknya kehidupan alam disebabkan oleh perilaku manusia yang tidak mau belajar dari alam semesta.

"... bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepadaNya." (Al-Baqarah: 116)

"Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri." (An-Nahl: 49)

"Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gu-nung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan seba-gian besar daripada manusia?" (Al-Hajj: 18)

Selasa, 13 Mei 2014

lilin

Aku rela menjadi lilin,,tapi aku ingin menjadi lilin yang tak pernah padam..karena aku khawatir ketika api sudah habis membakar diriku, kamu tak dapat lagi berjalan menentukan arah sebab cahayaku telah padam menerangi jalanmu..

Tentang hati

Jangan biarkan hatimu berlari terlalu kencang...ada kalanya ia lelah untuk mengejar...Biarkan ia berjalan menentukan arahnya sendiri...ia lebih mengerti kapan ia harus berlari, kapan ia harus berjalan, atau kapan ia harus berdiam diri...mungkin saat ini ia hanya ingin memilih untuk diam...ia pun lebih tahu mana yang pantas untuk berjalan seiring bersamanya...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More